tik.tok.tik.tok.tik.tok.
jam di dinding masih tetap berdentang, memeriahkan suasana malam dikamarku.
terkadang aku berfikir, akankah kita tetep bersama saling mengaitkan jemari saling menguatkan, atau sekedar saling tersenyum untuk memberi harapan.
dengan segala kisah kita, pertengkaran kecil berawal dari bbm telat,ataupun tulisan typo berujung kata ambigu dan terkadang tak penting untuk di perdebatkan, lalu tersenyum bodoh saat kembali bertemu, melupakan semua kekesalan dihati.
tatapan mesra kamu yang selalu membuat muka saya seperti saus tomat dalam botol kaca, belaian tanganmu dikepalaku mampu meredam segala kerinduan.
rengekan manjaku terkadang membuatmu jengkel, namun tetap saja kau turuti keinginanku, meski dengan omelan panjang.
Aku tak sempurna, begitu juga kamu,
Namun ku punya rasa yang sempurna untukmu,
Begitu juga kamu, yang mampu menyempurnakan hari-hari ku selama ku di samping mu.
hujan menjatuhkan tetesan airnya
tanah masih setia menjadi tempat berpijak
udara masih berhembus dalam semilir angin..
bunga telah mekar menampakan keindahannya
setelah perjalanan panjang kita, tetap terselip do'a aku ingin menjadi yang terindah dan terakhir untukmu, sampai kamu mengetuk pintu rumah kedua orang tuaku, untuk meminta menjadikanku kekasih halalmu.
Senin, 21 Oktober 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar